Friday, September 7, 2012

"Lagu Perang" Tim Sepakbola Inggris

Lagu kebangsaan, "lagu perang" (fight song), atau Anthem adalah lagu yang diciptakan dan dinyanyikan oleh suatu kelompok tertentu sebagai wujud atau simbol kecintaan kelompok tersebut terhadap apa yang mereka agung-agungkan. Anthem sendiri berasal dari bahasa Yunani - Antefn - yang berarti "musik ritual yang dinyanyikan berkelompok".

Di masa lalu, anthem biasanya diasosiasikan sebagai lagu nasional atau lagu kebangsaan suatu negara. Namun sekarang, anthem sudah banyak digunakan untuk banyak hal. Salah satunya adalah sebagai lagu penyemangat sebuah tim di suatu pertandingan olah raga. Dan sepak bola adalah salah satu olah raga yang memiliki banyak tim yang punya anthem sendiri. Selain sebagai penyemangat, lagu tersebut juga sebagai identitas tim atau klub, dan lagu kebanggaan para suporternya.

Hampir semua klub sepakbola dunia memiliki anthem masing-masing. Dan dari semuanya, tim sepak bola Inggris bisa dikatakan memiliki anthem yang unik dan melegenda. Dikatakan unik, karena nyaris semua anthem dinyanyikan oleh para personel klub sepakbola, termasuk manager, dan para suporter mereka. Bahkan uniknya, kebanyakan anthem tersebut berhasil menduduki tangga lagu populer lokal (UK Single Chart) dan internasional.

Tim mana saja yang memiliki anthem?


MANCHESTER UNITEDS
Tim yang dikenal sebagai Setan Merah (The Red Devils) dan merupakan tim sepak bola terkaya dengan jumlah suporter terbanyak di dunia ini memiliki anthem berjudul "Come On You Reds". Lagu ini sebenarnya adalah adaptasi dari lagu Burning Bridges karya grup rock Status Quo. Diadaptasi pada tahun 1994 (dirilis tanggal 25 April 1994), lagu tersebut dinyanyikan oleh tim Manchester United itu langsung masuk UK Singles Chart pada tanggal 30 April 1994 dan bertahan di sana selama 15 minggu, dan akhirnya meraih peringkat pertama tangga lagu tersebut selama 2 pekan. Lagu ini merupakan lagu "perang" Manchester United yang bertahan cukup lama, bahkan masih sempat menduduki peringkat teratas tangga lagu pop Inggris kembali di tahun 2011. Selain populer di negaranya sendiri, lagu tersebut juga populer di Denmark, Irlandia, dan Norwegia.


ARSENAL F.C.
Tim yang menjuarai 13 Divisi Pertama dan Premier Leagues serta memenangkan 10 FA Cups ini memiliki 4 anthem. Anthem pertama adalah "Good Old Arsenal". Dirilis tahun 1971, lagu ini menduduki peringkat ke-16 tangga lagu UK Singles Chart. Anthem kedua adalah "Shouting for the Gunners" yang dirilis tahun 1993. Lagu yang sempat duduk di posisi 34 UK Singles Chart tersebut dinyanyikan oleh tim Arsenal bersama pemusik reggee Inggris Tippa Irie dan Peter Hunnigale. Anthem ketiga adalah "Hot Stuff" (1998) yang sebenarnya adalah lagu populer yang dinyanyikan oleh Donna Summer.

Dan anthem terakhir - sekaligus merupakan yang teranyar - adalah "Arsenal Number One" dan "Our Goal". Keduanya dirilis dalam bentuk mini-record di tahun 2000 dan menduduki peringkat ke-46 UK Singles Chart.


LEEDS UNITED A.F.C.
Klub sepakbola Inggris yang berpusat di Beeston, Leeds, West Yorkshire, ini punya 3 anthem yang lebih populer dan jauh lebih menggaung daripada timnya sendiri. Anthem mereka yang pertama -"Leeds United" - dirilis dan populer di tahun 1972. Lagu tersebut pernah menduduki peringkat 10 UK Singles Chart.Di tahun yang sama, anthem kedua Leeds United - "Leeds Leeds Leeds (Marching on Together)" -  juga meraih sukses dengan menduduki UK Singles Chart selama 3 bulan dengan menduduki posisi 10 sebagai posisi tertingginya. Lagu yang diciptakan oleh Les Reed dan Barry Mason ini dinyanyikan oleh para pemain Leeds United dan suporter mereka. Selain digunakan Leeds United, "Marching on Together" juga digunakan sebagai anthem tim olah raga lain yang berhubungan dengan Leeds, seperti Leeds Rhinos Rugby League dan Leeds Carnegie Rugby Union. Lagu tersebut terakhir kali direkam dan dirilis ulang pada bulan Mei 2010 dan kembali menduduki tangga ke-10 UK Singles Chart pada tanggal 23 Mei 2010.
Dan terakhir adalah "Glory Glory Leeds United" yang dirilis secara komersil tahun 1968, dan dinyanyikan oleh Ronnie Hilton.


CHELSEA FOOTBALL CLUB
Klub sepakbola Inggris yang didirikan tahun 1905 dan berbasis di Fulham, London ini memiliki 4 anthem yang sangat populer. Yang pertama bertitel "Blue is The Colour". Lagu yang D. Boone, S. Houston, dan R.McQueen dan dirilis tahun 1972 ini merupakan lagu "legenda" Chelsea karena dirilis pada saat klub tersebut mengalami kegagalan di final League Cup saat berhadapan dengan Stoke City di bulan Maret 1972. Berbeda dengan nasib tim tersebut, anthem ini justru sangat populer dan menduduki posisi ke 5 tangga lagu Inggris, bahkan menjadi salah satu anthem sepakbola Inggris paling populer sepanjang masa.

Sakin populernya di antara para suporter sepakbola dunia, lagu ini banyak diadaptasi sebagai anthem olah raga  negara tersebut. Saskatchewan Roughriders - tim rugby - dari Canadian Football League mengadaptasi lagu itu menjadi anthem tim mereka dan mengubah judul lagunya menjadi "Green is the Colour". Begitu juga tim sepakbolah Denmark yang menggunakan lagu tersebut sebagai anthem mereka dengan menggubah lagu tersebut menjadi "Red-hvide Farver" (Red and White Colours). 

Hingga tahun 2012 - lebih dari 40 tahun sejak dirilis, lagu tersebut masih menjadi lagu khas Chelsea dan masih dinyanyikan setiap kali Chelsea bertanding di kandang sendiri, maupun saat Chelsea masuk dalam final di setiap pertandingan.


WEST HAM UNITED F.C.
Klub sepakbola yang berlokasi di Upton Park, Newham, London ini merupakan salah satu tim sepakbola peringkat teratas Inggris yang berdiri tahun 1895. Awalnya, bernama Thames Ironworks FC, sebelum akhirnya berganti menjadi West Ham United pada tahun 1900.

Sebagai salah satu tim sepak bola Inggris yang cukup berumur, West Ham pun punya anthem yang populer, yaitu "I'm Forever Blowing Bubbles". Lagu yang diciptakan John Kellette yang liriknya ditulis James Kendis, James Brockman, dan Nat Vincent ini adalah lagu yang sebenarnya diciptakan untuk pentas Broadway The Passing Show of 1918, di mana kala itu Helen Carrington membawakan lagu tersebut. Lagu tersebut menjadi hit di era 1918 - 1920 dan sering dibawakan oleh banyak musisi.

Pada akhir dekade 1920an, Charlie Payner - manager klub West Ham United kala itu - memperkenalkan lagu tersebut pada timnya. Lagu tersebut diyakini pertama kali dinyanyikan dalam pertandingan FA Cup tahun 1921 di Boleyn Ground dan dianggap sebagai tonggak sejarah resminya lagu tersebut digunakan West Ham sebagai anthem mereka.


TOTTENHAM HOTSPUR F.C.
Tim sepakbola yang dikenal dengan sebutan Spurs ini berbasis di Tottenham, London dan pemilik stadium White Hart Lane ini dibentuk tahun 1882 ini adalah klub pertama di abad 20 yang meraih penghargaan League and FA Club Double tahun 1960. Klub ini pun merupakan klub sepakbola Inggris pertama yang memenangkan kompetisi UEFA dengan memenangkan piala European Club Winners.

Spurs memiliki 4 anthem yang kesemuanya cukup populer. Anthem pertama adalah "Ossie's Dream (Spurs Are On Their Way to Wembley)" yang dirilis pada tahun 1981. Lagu ini hingga hari ini masih sering dinyanyikan para supporter Spurs saat menyaksikan pertandingan tim favorit mereka ini. Yang kedua adalah "Tottenham, Tottenham" (1982). Lagu ini sempat menduduki peringkat ke-19 UK Singles Chart. Yang ketiga adalah "Hot Shot Tottenham" (1987), yang juga sempat menduduki peringkat ke-18 UK Singles Chart. Dan yang terakhir adalah "When The Year Ends in One" (1991). Lagu ini diperdengarkan pertama kali saat perayaan Final FA Cup 1991 dan menduduki peringkat ke-44 UK Singles Chart. Lagu ini merujuk pada prestasi Spurs yang hampir selalu menjadi juara FA Cup pada tahun berakhiran angka "1" (Spurs menjadi juara FA Cup di tahun 1901, 1921, 1961, 1981, dan 1991).


LIVERPOOL FC
Liverpool menjadi klub sepak bola Inggris yang menorehkan banyak prestasi sebagai klub yang memenangkan 18 gelar League, 7 FA Cups, dan 8 League Cups. Klub yang dijuluki The Reds dan berdiri tahun 1892 ini sempat merajai sepak bola Inggris di era 1970 - 1980 saat dimanajeri Bill Shankly dan Bob Paisley.

Liverpool memiliki 5 anthem yang juga sempat populer di masanya : "We Can do It" (1977; menduduki tangga ke-15 UK Singles Chart), "Liverpool / We're Never Gonna ..." (1983; menduduki tangga ke-54 UK Singles Chart), "Sitting on the Top of the World" (1986; tanggal ke-50 UK Singles Chart), "Anfield Rap" (1988; tangga ke-3 UK Singles Chart), dan "Pass & Move (It's the Liverpool Groove)" (1996; tangga ke-4 UK Singles Chart).

Dari kelima anthem tersebut, yang paling menarik adalah "Anfield Rap" di mana lagu tersebut ditulis bareng oleh Craig Johnson - gelandang tengah Liverpool - dan rapper Derek B. Lagu ini sebenarnya adalah lagu parodi yang menggabung lagu "Rock The Bells"-nya LL Cool J dan "I Know Your Soul"-nya Rakim, serta penambahan sampel gebrakan drum lagu "You'll Like It Too" dari Funkadelic dan rif gitar lagu "Twist and Shout"-nya The Beatles. Lagu itu dinyanyikan oleh pemain Liverpool John Aldridge dan Steve McMahon. Keduanya menyanyikan lagu tersebut dengan memparodikan aksen dan suara aneh rekan-rekan setim mereka. Selain itu, pemain Liverpool lain turut pula menyumbang suara sebagai penyanyi latar, yaitu John Barnes, Bruce Grobbelaar, Craig Johnston, Kevin MacDonald, Gary Gillespie, Steve Nicol, Ronnie Whelan, Alan Hansen, Ray Houghton, Jim Beglin, Nigel Spackman, dan Jan Molby, serta Manager Kenny Dalglish. Dalam salah satu bagian lagu, diselipkan pula suara komentator sepakbola stasiun televisi ITV Brian Moore dan suara mantan manager Liverpool, Bill Shanky.


NEWCASTLE UNITED FC
Klub sepakbola yang dibentuk tahun 1892 ini adalah hasil merger dari klub Newcastle East End dan Newcastle West End. Di bawah kepemilikan Chairman Sir John Hall, Newcastle berhasil memenangkan empat kali League Championship dan enam FA Cups, serta Inter-Cities Fairs Cup tahun 1969 dan UEFA Intertoto Cup tahun 2006. Walau sebenarnya tidak memiliki anthem resmi, namun banyak suporter Newcastle yang merujuk lagu "The Blayton Races" sebagai anthem klub ini.


EVERTON FC
Selain Liverpool FC, Everton FC juga adalah tim sepak bola Inggris yang berbasis di Liverpool. Dibentuk apda tahun 1878 dengan nama St. Domingo's FC, tim yang juga dikenal dengan sebutan The Toffees, The Blues, The School of Science, dan The People's Club ini memiliki anthem "tidak resmi" berjudul "Here We Go". Sebelumnya, anthem yang hanya berisi lirik  "here we go" yang dinyanyikan berulang-ulang dengan irama yang diambil dari lagu "Stars and Stripes Forever" (dipopulerkan oleh Sousa) ini digunakan oleh beberapa tim sepak bola lain, seperti Plymouth Argyle, Nottingham Forest, dan Valencia CF. Lagu tersebut diperdengarkan dalam final FA Cup 1984 saat Everton mengalahkan Watford FC (dengan skor 2 - 0) dan menjadi juara. Sejak itulah lagu tersebut identik dengan Everton FC dan para suporternya selalu menyanyikan lagu tersebut  ketika menyaksikan pertandingan tim favorit mereka itu.

Selain itu, ada beberapa lagu "umum" yang biasa dibawakan oleh para suporter selama pertandingan. Lagu tersebut biasanya gubahan lagu-lagu umum yang diimprovisasi para suporter, menghasilkan nyanyian penyemangat di lapangan pertandingan. Ada pun lagu-lagu tersebut adalah :

1.CWM RHONDDA 
Lagu himne yang diciptakan John Hughes (1873 - 1932) pada tahun 1905 ini sangat populer dan telah digubah sebagai lagu ibadah Kristiani menjadi "Guide Me, O Thou Great Redeemer". Di hampir semua pertandingan sepak bola Inggris, lagu ini dinyanyikan oleh para suporter dari hampir semua tim.

2. GLORY, GLORY
Penggalan lagu "The Battle Hymn of the Republic" ini adalah lagu himne populer dari Amerika yang diciptakan oleh Julia Ward Howe tahun 1861. Lagu tersebut merupakan adaptasi dari lagu "John Brown's Body". Para suporter biasanya hanya menggunakan bagian chorus lagu yang berlirik "Glory, Glory Hallelujah" di mana mereka mengganti kata "Hallelujah" menjadi nama tim favorit mereka, seperti "Glory, Glory Tottenham Hotspur", "Glory, Glory Leeds United" atau pun "Glory, Glory Man United".

3. BLAYDON RACES 
Salah satu anthem yang cukup unik adalah lagu ini. Walau dikenal luas sebagai anthem tidak resmi Newcastle FC, lagu yang diciptakan Geordie Ridley di abad 19 ini juga digunakan oleh tim lain seperti Sunderland AFC, Walsall FC, Manchester United, Shrewsbury Town, Bolton Wanderers, Blackburn Rovers, Portadown FC, dan Glenavon FC.

4. WHEN JOHNNY COMES MARCHING HOME
Lagu yang aslinya adalah lagu anti-perang asal Irlandia yang dipublikasikan tahun 1863 ini pun sering digunakan beberapa klub sepakbola sebagai anthem tidak resmi mereka. Suporter Chelsea, misalnya, mengadaptasi lagu tersebut dengan mengubah liriknya menjadi "He's Now A Blue, He Was a Red" (mengindikasikan warna seragam tim tersebut). Suporter Liverpool pun pernah menggunakan lagu ini sebagai anthem mereka dengan mengubah lirik lagu ini menjadi "His Armband Said He Was A Red".















Wednesday, August 22, 2012

Film "Found Footage" - Apakah Beneran?

Belakangan banyak sekali film dokumenter yang beredar dan diklaim sebagai "found footage", yaitu film yang ditemukan - entah oleh pihak berwajib, sahabat "korban" kejadian, atau siapapun - yang diyakini adalah jawaban dari sebuah kasus misterius yang tidak terungkap. Korbannya sendiri dinyatakan hilang dan masih dalam penyidikan kepolisian.

Film dokumenter tersebut biasanya direkam dengan menggunakan kamera genggam biasa (handycam) dan direkam layaknya pembuat film amatir. Kadang filmnya goyang, tidak fokus, kabur, bahkan bikin sakit kepala. Banyak orang meyakini kalau apa yang ditampilkan film tersebut memang nyata dan benar-benar rekaman sebuah peristiwa yang benar-benar - atau setidaknya "pernah" - terjadi.

Apakah benar?

Jika Anda meyakininya, maka : SELAMAT. Anda baru saja tertipu, karena film tersebut bukanlah film dari kejadian nyata, namun murni buatan.


SEJARAH MUNCULNYA FILM "FOUND FOOTAGE"
Found Footage saat ini telah menjadi genre film yang memang sedang "happening" dan meledak di mana-mana. Para sineas membuat film ini dengan tujuan memberikan sensasi kepada penonton, agar mereka merasa menjadi bagian dalam film tersebut dan turut pula merasakan apa yang ditampilkan dalam film tersebut.

Seperti yang dijelaskan di atas, film ini biasanya dibuat dengan menggunakan handycam dan gambarnya seringkali tidak fokus, seolah-olah dibuat oleh sineas amatir. Para pemain filmnya pun dipilih dari artis yang sama sekali tidak terkenal untuk meyakinkan penonton kalau film tersebut adalah rekaman kejadian nyata (bukan rekayasa).

Banyak sineas - baik yang sudah punya nama, maupun yang belum dikenal - memilih membuat film

Genre ini muncul pertama kali tahun 1980 di Italia, diperkenalkan oleh sineas Ruggero Deodato lewat filmnya Cannibal Holocaust. Film yang dibuat di Hutan Amazon dengan bantuan suku pedalaman Amazon sungguhan ini bercerita tentang penemuan film yang dibuat oleh sekelompok peneliti Amerika yang hilang di pedalaman Hutan Amazon. Film ini meraih kesuksesan luar biasa. Bahkan hingga hari ini masih tetap menjadi buah-bibir banyak orang karena kekejaman yang ditampilkan di film itu sangat luar biasa brutal dan mengerikan.

Di tahun 1992, film bergenre ini kembali menjadi pembicaraan hangat saat film Perancis C'est Arrive Pres de Chez Vous  (secara harafiah artinya "It Happened in Your Neighbourhood") dirilis. Film ini menceritakan tentang sekelompok kru film yang merekam "keseharian" seorang pembunuh berantai bernama Ben (dperankan oleh Benoit Poelvoorde, artis Swedia). Film yang juga sangat brutal dan mengerikan itu kini menjadi film klasik yang dipuja banyak orang. Di Amerika, film ini diedarkan dengan judul Man Bites Dog.

Tahun 1999, genre "found footage" meledak dan menjadi genre yang sangat diminati setelah film indie berjudul The Blair Witch Project meraih kesuksesan. Film yang disutradarai Daniel Myrick dan Eduardo Sanchez ini bercerita tentang penemuan rekaman film yang dibuat oleh tiga orang mahasiswa jurusan perfilman (Heather Donahue, Joshua Leonard, dan Michael C. Williams). Ketiganya dinyatakan hilang saat mendaki Gunung Black Hill dekat Burkittville, Maryland tahun 1994, ketika sedang membuat film dokumenter mengenai legenda Blair Witch yang populer di daerah Maryland. Film yang dibuat "hanya" dengan biaya US$ 750,000 tersebut ternyata mampu meraup keuntungan hingga lebih dari US$ 248,000,000.

Di tahun 2000, sedikitnya 7 - 10 film bergenre ini dirilis di berbagai negara dan semuanya meraih sukses yang luar biasa. Bahkan genre "found footage" mulai mendapatkan banyak penggemar fanatik yang jumlahnya jutaan dari seluruh dunia. Peluang ini ditangkap banyak produser di seluruh dunia dan mereka pun mulai beramai-ramai secara rutin membuat film bergenre ini. Jika dihitung-hitung, rata-rata ada 20 - 30 film "found footage" yang dibuat dan dirilis setiap tahunnya.

Beberapa film "found footage" yang cukup populer di era 2000an adalah trilogi August Underground (2001 - 2004), The Last Horror Movie (2004), The Curse (2005),  Welcome to the Jungle (2007), [Rec] (2007), Cloverfield (2008), serial Paranormal Activity (2009- 2012), Paranormal Entity (2009), The Last Exorcism (2010), Unaware (2010), Apollo 18 (2011), Chronicle (2012), The Devil Inside (2012), Project X (2012), War of the Worlds - The True Story (2012), dan Area 51 (akan beredar tahun 2013).


MENGAPA MEMBUAT FILM "FOUND FOOTAGE"?
Menonton film dengan kualitas yang standar (bahkan sering di bawah rata-rata), gambar yang tidak fokus (bergoyang-goyang, kadang bahkan over close up, dan kabur), cerita yang sederhana (tanpa alur yang kuat) dengan akhir cerita yang menggantung, serta dibohongi mentah-mentah (karena dibilang sebagai film "hilang" yang berhasil ditemukan) jelas bukan alasan yang kuat untuk dapat membuat siapapun mau mengocek kantongnya demi menonton film jenis ini. Namun fakta tersebut tidak menyulutkan niat para produser untuk tetap memproduksi film bergenre ini. Mengapa? Ada beberapa alasan.


Pertama, film jenis ini kebanyakan dibuat dengan dana yang sangat minim. Mereka hanya cukup menggunakan handycam dan aktor kurang terkenal untuk membuat film jenis ini, plus bekal bantuan rekan-rekan media guna promosi film, maka jadilah sebuah film yang laris-manis.

Salah satu adegan film Paranormal Activity
Paranormal Activity - contohnya - dibuat dengan biaya yang sangat murah : US$ 15,000. Film yang disutradarai Oren Peli yang bertutur tentang pembunuhan misterius yang terjadi di rumah pasangan muda di San Diego, California ini meraup keuntungan hingga lebih dari US$ 200,000,000. Kesuksesan ini menjadikan Paranormal Activity dibuat hingga berseri-seri dan semuanya dipastikan laris. Seri keempat dari film ini akan beredar di tahun 2013, dan seri kelimanya saat ini sedang dalam proses persiapan agar dapat beredar di tahun yang sama.


Contoh lain film sejenis yang dibuat dengan dana yang rendah namun mendapatkan perolehan yang luar biasa adalah The Last Broadcast (1998, budget : US$ 2,000, perolehan : US$ 4,000,000), Diary of The Dead (2007; budget : US$ 2 juta, perolehan US$ 5,3 juta),  dan The Last Exorcism (2010; budget US$ 2,1 juta, perolehan US$ 67,738,900).

Walau kebanyakan film jenis ini dibuat murah, namun ada juga yang dibuat dengan biaya lumayan fantastis. Cloverfield, misalnya. Film yang disutradarai  Matt Reeves dan diproduseri J.J. Abrams (sutradara film Mission : Impossible 4, dan Star Trek) ini dibuat dengan biaya lebih dari US$ 25 juta dengan perolehan pemasukan hingga US$ 170 juta. Begitu juga Quarantine (2008) yang juga dibuat dengan budjet US$ 12 juta dan meraup keuntungan hingga US$ 41 juta. Hal yang sama juga dirasakan Chronicle (2012) yang dibuat dengan biaya US$ 15 juta namun meraup keuntungan hingga US$ 250 juta. Biaya yang besar itu digunakan untuk membuat efek khusus yang memang cukup "wah" dan lebih menarik untuk ditonton.

Bentuk promosi film The Blair Witch Project
Kedua, adalah sensasi. Kebanyakan sutradara - terutama sutradara baru - membuat film seperti ini guna menarik sensasi yang dapat mempopulerkan nama mereka.

Saat Cannibal Holocaust dirilis, sutradara Ruggero Deodato harus menjalani persidangan karena dituduh melakukan pembunuhan sungguhan pada para aktor pendukung filmnya lalu menjadikannya bagian dari film. Untuk membuktikan dirinya tidak bersalah, Deodato menghadirkan semua kru film - termasuk para aktor yang "telah mati" di filmnya - ke dalam persidangan. Setelah persidangan selesai, nama Deodato menjadi populer di kalangan sineas dunia.

Hal serupa juga dialami para pemain di film The Blair Witch Project yang sempat menghebohkan kepolisian Maryland saat film tersebut ditayangkan di bioskop, karena pihak kepolisian tidak pernah mendengar adanya berita kehilangan kru film tersebut. Hal ini makin diperparah dengan beredarnya wawancara eksklusif sebuah stasiun televisi Amerika yang mewawancarai keluarga "korban". Kehebohan itu berakhir setelah para kru dan pemain film tersebut muncul di televisi dan menjelaskan perihal film tersebut.

Salah satu adegan film Cloverfield
Film lain yang cukup mengundang perhatian adalah August Underground yang dibuat oleh Fred Vogel. Saat filmnya akan ditayangkan dalam acara tahunan perfilman dunia Rue Morgue Festival of Fear do Toronto, Vogel ditahan oleh pihak berwajib setempat berkenaan dengan film yang dibuatnya tersebut, yang mana menceritakan tentang kehidupan seorang psikopat brutal (yang diperani dirinya sendiri) yang membunuh banyak orang dengan cara-cara yang luar biasa sadis. Pihak berwajib menduga film itu adalah film dokumenter asli dan Vogel memang seorang pembunuh psikopat. Berita penangkapan Vogel itu justru menjadi sensasi internasional luar biasa yang membuat film August Underground sukses di seluruh dunia. Usai kejadian tersebut, Vogel membuat sekuel filmnya berjudul August Underground's Mordum (2003) dan August Underground's Penance (2007) yang juga berhasil meraih kesuksesan yang sama.

Dan terakhir adalah sebagai "alat pembelajaran". Bagi sebagian besar sutradara pemula, membuat film bukanlah hal yang mudah dan butuh latihan serta modal yang cukup besar. Untuk dapat mengasah kemampuan mereka, serta mendapatkan uang dari hasil "pembelajaran" tersebut, maka salah satu cara yang bisa mereka lakukan adalah membuat film sejenis ini. Kesalahan-kesalahan yang mereka buat selama pembuatan film tidak akan dipermasalahkan, karena toh film yang mereka buat jenisnya dokumenter, dan semua penonton tentu bisa memaklumi kalo apa yang ditayangkan adalah "kejadian nyata, bukan akting". Sehingga salah artikulasi, keliru dalam blocking, tidak hafal skrip, suara yang kadang timbul-tenggelam, atau bahkan gambar yang tidak fokus adalah hal yang sangat wajar dan sangat bisa diterima oleh penonton manapun. Apalagi dengan melihat fakta bahwa film-film jenis ini sangat menjual, maka cukup wajar jika banyak sutradara pemula yang sangat antusias untuk membuat film bergenre "found footage" ini.


DAMPAK FILM "FOUND FOOTAGE"
Meski berawal dari Italia, film genre "found footage" justru kini lebih dikenal dan didominasi film-film produksi Amerika. Jenis filmnya semakin beragam. Jika dulu film bergenre ini banyak didominasi film brutal dan sadis (karena banyak mengumbar darah, adegan mutilasi, dan penyiksaan), namun kini didominasi horror, thriller, dan drama.

Selain Amerika, beberapa negara lain juga membuat dan menikmati kesuksesan film bergenre ini. Salah satunya adalah Jepang yang telah merilis cukup banyak film "found footage" dan meraih sukses secara internasional. Salah satunya adalah The Curse (Noroi; 2005). Film yang disutradarai Koji Shiraishi ini diyakini sebagai film "found footage" berdurasi terpanjang yang pernah dibuat : 2 jam (rata-rata film "found footage" dibuat dengan durasi 80 - 85 menit). Film ini menuturkan penyidikan seorang paranormal bernama Masafumi Kobayashi terhadap kejadian aneh yang terjadil di area Nagano. Film ini mendapatkan banyak penghargaan dan sanjungan dari para kritikus film dunia.

Beberapa film "found footage" Jepang lain yang cukup populer adalah Occult (2009), Shirome(2010), Tokyo Night (2010), dan POV (2012).

Selain Jepang, negara lain yang juga memproduksi film jenis ini adalah Australia (Lake Mungo; 2008), Spanyol (REC; 2007), Canada (Diary of The Dead; 2007), India (Ragini MMS; 2011), Norwegia (Trollhunter; 2010), dan Polandia (Nawiedzona Polska; 2011).

Indonesia pun pernah memproduksi beberapa film begenre ini. Salah satunya adalah Te[Rekam] (2010) yang cukup laris. Film yang diperani Julia Perez, Olga Lydia, dan Monique Henry ini menuturkan tentang petualangan tiga wanita cantik itu menyidiki sebuah rumah kosong di daerah Gadog, Bogor. Gara-gara film inilah, Julia Perez mendapat julukan The Next Suzanna.








Sunday, August 19, 2012

20 Gadget Keren yg Gagal di Pasaran

Hampir setiap hari muncul gadget baru. Walau pun canggih dan diyakini mampu menjawab kebutuhan masyarakat, ternyata tidak semua gadget tersebut laris manis di pasaran. Bahkan tidak sedikit produk tersebut gagal di pasaran.

Fakta ini membuktikan bahwa secanggih apapun sebuah gadget - walau dibuat oleh seorang perfeksionis sekelas Steve Jobs dan Bill Gates sekalipun - belum tentu menjadi jaminan laku di pasaran.

Berikut ini adalah 20 gadget keren yang gagal di pasaran. Banyak alasan yang menjadi latar belakang kegagalan produk tersebut : harganya yang mahal, fungsinya yang tidak optimal, kesalahan strategi promosi, hingga sulitnya mendapatkan gadget (karena sistem penjualannya yg sangat tertutup, ekskusif, dan terlalu rumit).
1. APPLE III (1981)
Apple III sebenarnya bisa dianggap sebagai komputer pertama untuk pebisnis. Beragam fungsi telah dipersiapkan oleh Steve Jobbs di dalam perangkat cerdasnya ini yang diharapkan mampu membantu kerja para eksekutif di masa itu. Sayang, walau didengungkan sebagai komputer kaum eksekutif, faktanya hardware Apple III tidak mendukung kebutuhan para pengusaha. Justru PC IBM yang diluncurkan di waktu yang sama ternyata bisa menjawab segala hal yang dibutuhkan kaum eksekutif tersebut. Akibatnya Apple III kandas di pasar.



2. LISA (1983)
Satu lagi produk komersil Apple yang cukup inovatif saat itu, karena merupakan komputer interface pertama khusus untuk kalangan pengguna desain grafis. Sayang, harganya yang cukup mahal kala itu (US$ 9,995, atau sekitar Rp 96 juta uang sekarang), membuatnya tidak dilirik sama sekali oleh konsumen. Setahun kemudian, Macintosh menguasai pasar Lisa setelah mengeluarkan produk yang mirip dengan harga yang sangat terjangkau.




3. POWER MAC G4 CUBE (2000)
Penghargaan sebagai produk inovatif berdesain terbaik diraih desktop mungil yang dibungkus kubus plastik bening ini. Sayang, harganya yang mahal membuat produk ini tidak diminati oleh konsumen.



4. NEXUS ONE (2010)
Nexus One adalah ponsel cerdas pioner yang menjadi awal kesuksesan tablet dan ponsel berbasis Android yang saat ini sedang menjamur. Sayang, ponsel produksi Google yang kontennya cukup baik ini harus "dilupakan" banyak orang karena keputusan Google yang hanya ingin menjual produk ini secara eksklusif via online. Selain sulit didapat, harganya pun sangat tidak bersahabat.


5. ITUNES PING (2010)
Salah satu produk inovatif Apple yg juga kandas di pasar adalah iTunes Ping, sebuah jejaring sosial musik. Walau dalam dua hari sudah mendapatkan sejuta pengguna, Ping menuai banyak kecaman karena tidak adanya proteksi privasi, munculnya spam, fungsi-fungsi Ping yang tiba-tiba menghilang dan ditiadakan.




6. PONSEL SAMSUNG P-300
Ponsel kreasi Samsung ini terbilang lumayan unik. Ukurannya kecil. Aplikasinya lengkap. Harganya pun sangat terjangkau. Hanya satu masalahnya : Bentuknya sangat mirip dengan kalkulator keluaran Casio. Walhasil, produk ini pun kandas di pasaran, karena konsumen tidak mau terlihat konyol menempelkan kalkulator di telinga mereka.



7. PONSEL NOKIA 7380
Sebuah ponsel lain - kali ini keluaran Nokia - yang bisa dibilang ponsel paling "aneh" yang pernah dibuat. Bentuknya yang persegi panjang, tanpa keypad, benar-benar bikin stres para penggunanya. Kesulitan yang paling dihadapi oleh konsumen saat menggunakan ponsel ini adalah saat menuliskan SMS. Wajar saja dengan harganya yang di atas US$ 500, ponsel yang kemampuannya "hanya" untuk menerima telpon ini segera dijauhi oleh para konsumen.




8. PONSEL SIEMENS XELIBRI LINE (2003)
Ponsel yang diluncurkan oleh Siemens ini bisa dibilang sebagai ponsel "terjelek" yang pernah diproduksi. Tidak hanya bentuk, tetapi juga fungsi yang terlalu rumit, keypad yang sangat menyulitkan pemakai untuk mengetik, serta warnya yang pucat, membuat ponsel ini hanya mampu bertahan 18 bulan dipajang di toko.




9. AMSTRAD E-M@ILER TELEPHONE (2000)
Produk seharga US$ 99 ini adalah produk yang cukup inovatif, di mana orang dapat mengirimkan e-mail tanpa perlu menggunakan PC. Sayangnya, dengan perkembangan teknologi yang cukup pesat, didukung oleh jaringan internet yang juga berkembang sedemikian pesat, telepon ini terasa sebagai produk yang lahir di masa yang salah. Lagian, di masa sekarang, siapa yang masih butuh telepon untuk mengirimkan e-mail?

10. OS WINDOWS VISTA (2006)
Diluncurkan tanggal 8 November 2006, Operating System (OS) Windows Vista digembar-gemborkan sebagai OS rumahan berplatform Windows yang paling sempurna kala itu. Namun pada kenyataannya, OS Windows Vista justru sangat bermasalah. Rumitnya perjanjian Lisensi, tidak jelasnya persyaratan penggunaan perangkat keras "Vista Premium Ready", serta dibatasinya penggunaan media digital dalam OS tersebut, menyebabkan Windows Vista dinilai kurang bersahabat. Di tahun 2008, tercatat hanya 8.8% orang di seluruh dunia yang menggunakan Windows Vista.



11. MICROSOFT KIN (2010)
Ponsel cerdas produksi Sharp dan jaringanVerizon Wireless ini sebenarnya merupakan ponsel cerdas yang memiliki papan ketik geser denganlayar senturh dan berbagai macam fitur yang menarik. Sayangnya, penjualan ponsel ini dihentikan setelah satu setengah bulan diluncurkan (diluncurkan 6 Mei 2010, ditarik dari pasaran tanggal 30 Juni 2010). Alasannya Microsoft kurang berminat mengembangkan gadget ini lebih jauh lagi dan lebih ingin fokus mengembangkan Windows Phone 7.




12. TWITTER PEEK
Disebut-sebut sebagai ponsel cerdas untuk komunitas gaul, gadget ini hanya mampu mengakses Twitter saja. Tidak bisa untuk menelepon, mengirim teks, mendengar musik, dan mengakses internet. Halah....!!!!




13. POMO WEARABLE COMPUTER (2002)
Diproduksi Xybernaut, komputer ini adalah komputer mobile yang cukup futuristik karena bisa disimpan di balik pakaian dan bisa dibawa kemana-mana. Masalahnya, kabelnya yang bergelantungan dan sambung-menyambung di sebagian tubuh sangat menyulitkan penggunanya.




14. ZUNE (2010)
Tadinya produk Microsoft ini dibuat untuk mengalahkan iPod yang diproduksi Apple. Namun bentuknya yang gendut, suaranya kurang muncul, tidak adanya fitur music sharing, dan harganya yang mahal, menyebabkan gadget ini segera diacuhkan para konsumen.




15. TASER MP3 (2008)
Gadget ini sebenarnya adalah taser (penyengat arus listrik rendah yang digunakan untuk melumpuhkan pelaku kejahatan), namun ditambahi MP3 agar orang bisa memainkan musik saat alat tersebut tidak digunakan. Masalah muncul ketika listrik yang sedianya untuk melumpuhkan pelaku kejahatan justru habis terpakai untuk memutar MP3. Kalo sudah begitu, apa gunanya taser?




16. PSP GO (2009)
Dirilis oleh Sony pada bulan Oktober 2009, PSP Go merupakan pengembangan Sony dari PSP format 16 bit ke format digital yang lebih canggih. Namun desainnya yang terlalu ramping dengan mekanisme sliding saat membuka tutup, justru dirasakan kurang nyaman oleh para gamer. Selain itu, layarnya yang lebih kecil daripada PSP serta baterenya yang tidak bisa diganti atau dilepas, menjadi tambahan daftar nilai negatif mesin permainan ini. Alhasil, produk ini dihentikan penjualannya setelah 9 bulan dipasarkan di seluruh dunia.




17. SEGA CD (1993)
Sega merupakan perusahaan pionir yang menciptakan mesin permainan menggunakan CD yang mereka namakan Sega CD. Dijual dengan harga US$ 299, mesin ini menjanjikan permainan yang lebih menarik dengan grafis yang jauh lebih nyata dibandingkan permainan yang kala itu masih menggunakan  catridge. Sayangnya, konsol ini menggunakan CD-rom berkecepatan 1X yang menyebabkan loading game berjalan sangat lambat dan gambarnya pun sering patah-patah. Akibatnya, konsol ini segera terlupakan.




18. ATARI JAGUAR (1993)
Salah satu konsol permainan yang cukup canggih di masa lalu adalah Atari Jaguar. Sayang, konsol ini akhirnya ditinggalkan oleh konsumen 3 tahun setelah dirilis karena kekeliruan strategi pemasaran, di mana dalam promosinya, Atari Jaguar disebutkan sebagai konsol 64bit, padahal mesinnya hanya mampu mendukung instruksi 32bit.




19. CISCO FLIPLIVE (2011)
Cisco merupakan gadget yang sudah gagal sebelum diluncurkan. Merupakan kamera video klip, produk ini memiliki Wi-Fi yang mampu mensinkronisasi diri melalui jaringan nirkabel dengan komputer serta mampu menyebabkan video langsung melalui internet. Awalnya direncanakan untuk dirilis tanggal 13April 2011, namun tanggal 12 April 2011, gadget ini sudah langsung ditarik dari pasar dan tidak pernah dipasarkan lagi.




20.BLACKBERRY PLAYBOOK (2011)
Terakhir adalah Blackberry Playbook. Diluncurkan November 2011 silam, gadget ini dianggap banyak kalangan sebagai produk gagal. Ada beberapa alasan mengapa Blackberry Playbook dicap demikian : Fungsinya yang sangat minim,  konektivitasnya yang juga minim (hanya WiFi dan 3G saja. Bandingkan dengan program pesaingnya yang - selain memiliki kedua koneksi itu - juga memiliki jaringan GPRS untuk browsing), serta sulitnya mendapatkan aplikasi karena pengguna harus memiliki beberapa akun seperti App World (untuk mengunduh aplikasi), 7Digital (untuk program musik), dan Kobo (untuk aplikasi buku).
Jika kekurangan itu belum dianggap sebuah kekurangan, lihat saja spesifikasinya yang beresolusi tinggi (1024 x 600 pixel), prosesor 1GHz Dual Core dan 1 gigabit RAM yang ternyata tidak ada gunanya, karena fungsi Blackberry Playbook lebih banyak untuk menyimpan data.



















Tuesday, July 10, 2012

Hal-Hal Unik Pemicu Krisis Ekonomi Global

Tingginya suku bunga bank, lesunya aktivitas pembelian dunia, kebijakan moneter yang tidak memihak pasar, dan gejolak perang di berbagai belahan dunia adalah sebagian penyebab "lazim" melonjak atau melemahnya perekonomian di suatu negara tertentu (atau dunia). Namun ternyata ada beberapa kondisi tidak lazim yang juga pernah menjadi penyebab krisis perekonomian suatu negara dan dunia.

Apa saja pemicu krisis ekonomi yang tidak lazim itu?

1.  SOTO AYAM


Sebuah media online beberapa waktu lalu mengeluarkan berita yang cukup mengejutkan : Soto Ayam menjadi penyebab utama laju inflasi di Indonesia (tepatnya Pulau Jawa) bulan Maret 2012 silam. Menurut Wien Kudiatmono, Ketua Badan Pusat Statistik Yogyakarta, pada bulan Maret 2012 silam, harga beras menurun 2.14% disebabkan terjadinya panen raya dan adanya Operasi Pasar yang dilakukan Bulog Direv DIY. Walau harga beras turun, namun tidak diikuti dengan turunnya harga komoditi lain. Bahkan BPS menemukan, konsumsi masyarakat terhadap Soto Ayam justru meningkat tajam saat itu, sedangkan harga per porsinya tidak mengalami peningkatan. Akibat hal ini, Soto Ayam menjadi penyumbang terbesar (0.09%) inflasi yang terjadi di Indonesia, khususnya di DI Yogyakarta.
(Berita selengkapnya dapat Anda temukan di sini :  http://id.berita.yahoo.com/soto-ayam-pengaruhi-inflasi-di-yogya-032549110.html)

2. INFLASI HARAM DI ZIMBABWE
Zimbabwe pernah menggoreskan rekor dalam sejarah sebagai negara dengan tingkat inflasi tertinggi, yaitu 12,563%. Di tahun 2000 - 2008, Zimbabwe dihantam hyperinflasi akibat perang saudara yang berkepanjangan di sana. Hal ini mengakibatkan produksi hasil bumi dan pertanian menurun hingga 45%. Industri dan perdagangan Zimbabwe turun hingga 28%, mengakibatkan angka pengangguran meningkat tajam hingga 80%. Tingkat korupsi yang tinggi, diperparah dengan tidak adanya kontrol inflasi di Zimbabwe, menyebabkan tingkat inflasi Zimbabwe mengalami titik paling rendah dalam sejarah perekonomian dunia, di mana pada bulan Desember 2008, negara tersebut  diprediksikan mengalami inflasi hingga 6.5 quindecillion novemdecillion persen (alias 65 dengan 107 nol di belakangnya) !!!
Tahun 2007, Pemerintah Zimbabwe mengeluarkan peraturan "konyol" yang mengharamkan inflasi. Semua pedagang dilarang menaikkan harga komoditi apapun yang mereka jual. Sementara itu, untuk menutupi kebutuhan moneter, Pemerintah menginstruksikan bank untuk mencetak uang dalam jumlah yang cukup besar setiap hari yang menyebabkan tingkat inflasi Zimbabwe menjadi sangat tidak terkendali dan mencapai puncaknya di bulan Desember 2008, sebuah "prestasi" inflasi terbesar yang pernah dialami sebuah negara di dunia ini.

3. HARGA BERAS & CABE MEROKET, INFLASI JUGA MELAMBUNG
Mungkin tidak ada negara lain di dunia ini - selain Indonesia - yang tingkat inflasinya terpengaruh (kalo tidak ingin disebut "tergantung") dari pergerakan harga beras dan cabe di pasar lokal.
Seperti yang terjadi di tahun 2010 tatkala terjadi kelangkaan komoditi pangan di pasaran sebagai akibat gagal panen, harga-harga barang tersebut mengalami kenaikan yang cukup pesat, terutama beras dan cabe yang saat itu mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.
Kenaikan harga pangan itu menjadi penyumbang inflasi tahun 2010 di Indonesia. Semula BI memperkirakan kenaikan inflasi di tahun 2010 hanya berkisar 5%. Namun dengan berkurangnya pasokan beras di pasar serta meningkatnya harga cabe di pasar dikarenakan kurangnya stsok di pasar, inflasi waktu itu menjadi 6%, di mana komoditi tersebut "menyumbang" 0.12 - 1% inflasi. Mungkin jika rakyat Indonesia tidak doyan makan nasi dan sambel, inflasi sebesar ini tidak akan terjadi ...

4.PASAR SAHAM BERGEJOLAK GARA-GARA AKTOR FILM
Jangan kira aktor film hanya berjaya di layar lebar atau layar televisi saja. Di dunia nyata pun ternyata kehadiran mereka mampu menggoyang perekonomian dunianya. Bukan karena kesuksesan film mereka (yang mendatangkan pendapatan negara dalam bentuk pajak), tetapi justru kehadiran mereka menimbulkan krisis finansial. Salah satu aktor yang sempat "memporak-porandakan" perekonomian dunia adalah Adam Cheng, aktor veteran dan legendaris Hong Kong yang pernah populer di era 80-90an. 
Bulan Oktober 1992 silam, TVB (sebuah stasiun televisi terbesar di Hong Kong) menyiarkan drama berjudul The Greed of Man. Drama 40 seri yang diperani Adam Cheng, Damian Lau, Yammie Lam, Sean Lau, Vivian Chow, dan Amy Kwok ini bercerita tentang sepak terjang Ting Hai (diperani Cheng), seorang pialang saham yang pandai memanfaatkan peluang dan mampu mengendalikan putaran uang di pasar saham, hingga membuat banyak orang jatuh miskin akibat bermain saham.
Poster promosi  The Greed of Man
Uniknya, saat serial tersebut ditayangkan di televisi, pasar saham Hong Kong mengalami pergolakan yang luar biasa dasyat. Nilai saham jatuh drastis. Banyak pemain saham yang jatuh miskin mendadak. Gejolak saham yang dasyat itu dikenal dengan nama Ting Hai Effect, dan hingga kini masih menjadi bahan perbincangan masyarakat Hong Kong.
Yang lebih unik lagi, ketika sekuel film tersebut - Divine Retribution (juga diperani Adam Cheng)- ditayangkan September 2000, Indeks Hang Seng jatuh hingga 1,715 point, diikuti juga dengan jatuhnya harga saham di seluruh dunia.
Selidik punya selidik, para ekonom akhirnya menyimpulkan penyebab kekacauan pasar saham tersebut adalah Adam Cheng, di mana setiap kali ada drama serial televisi yang diperaninya, pasar saham pasti jatuh. Hal tersebut dibuktikan saat film-film Adam Cheng berikut ini ditayangkan di televisi Hong Kong :
a. Instinct (November 1994) : indeks Hang Seng jatuh lebih dari 2,000 point.
b. Once Upon A Time in Shanghai (September 1996): indeks Hang Seng jatuh 300 point.
c. Cold Blood Warm Heart (Juni 1997) : index Hang Seng jatuh hingga 735 point.
d. Legend of Yung Ching (Desember 1997) : index Hang Seng jatuh 1.4%
e. Blade Heart (Maret 2004) : index Hang Seng turun 550 point, sementara harga minyak melonjak tajam.
f. Return Home (Juli 2007) : index Hang Seng turun 1,165 point
g. King of Snooker (Maret 2009) : inde Hang Seng jatuh 663.17 point.
Sejak media memuat fakta ini, para produser menjadi sangat berhati-hati saat  mengajak Adam Cheng bermain dalam film mereka, karena mereka kuatir tampilnya Adam Cheng dalam film mereka akan berdampak besar bagi perekonomian Hong Kong yang pada akhirnya merugikan film produksi mereka sendiri. Di satu sisi pun, para broker dan pialang saham ikut ketar-ketir jika mendengar berita kalau Adam Cheng akan bermain dalam sebuah film, karena kuatir pasar saham akan goncang ketika film itu dirilis.

5.  TINGKAT KEMISKINAN DI ACEH MENINGKAT KARENA ROKOK
Maret 2012 silam, BPS Aceh mengeluarkan laporan mengejutkan bahwa angka kemiskinan di Aceh sudah mencapai 909 ribu orang. Analisa BPS terhadap penyebab tingginya tingkat kemiskinan tersebut lebih mengejutkan lagi : beras dan ... Rokok !!!
Ya, kedua komoditi tersebut merupakan komoditi terpenting dan terbesar di Aceh, di maana sumbangan pengeluaran beras terhadap garis kemiskinan makanan mencapai 32.16% pada perkotaan dan 40.74% pada pedesaan Aceh. Sedangkan rokok menyumbang 11.39% untuk wilayah pedesaan dan 12.99% untuk perkotaan.
Dalam laporan yang dibuat The Globe Journal, diberitakan bahwa penjualan rokok di Aceh saja mencapai 29 juta batang perminggu. Hal ini diamini oleh John Gledhill, Presiden Direktur PT HM Sampoerna, yang mengakui kalau penjualan rokok di Aceh masih cukup tinggi dan menjanjikan. Jadi tidak akan mengherankan - jika tingkat pendapatan masyarakat Aceh tidak meningkat (saat ini berkisar Rp 300.000 / kapita) - angka kemiskinan masyarakat di Aceh akan terus bertambah.

6. INFLASI GARA-GARA TARIF PARKIR
Ini benar-benar terjadi di Solo. Februari 2012 silam, angka inflasi Solo naik sebesar 0.08% menjadi 5.52% setelah Pemerintah Daerah mengubah tarif parkir menjadi tarif parkir progresif. Bahkan sebelumnya, tepatnya di bulan Januari 2012,  Pemerintah Kota Surakarta telah menerapkan tarif parkir yang terbagi dalam zonasi, seperti zona A, B, C, D, dan E dengan besaran tarif yang berbeda untuk masing-masing zona. Selain itu, tarif parkir pun naik hingga 100%. Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta Toto Desanto, perubahan tarif parkir ini memberikan andil kenaikan inflasi sebesar 0.0859% dan menjadi komoditi ketiga yang menyumbang inflasi di Solo pada bulan Februari 2012, setelah Bawang Putih (0.113%) dan Bayam (0.1104%).



Saturday, February 11, 2012

Anda Pria Jantan & Maskulin? Kenakan Pakaian Berwarna Pink ...

Jika Anda mengira warna Hitam dan Biru adalah warna "maskulin" para pria, maka Anda salah besar. Karena warna maskulin adalah warna Pink alias Merah Muda.

Lho.... kok bisa ????

Ya, sejak Leon Battista Alberti memperkenalkan Teori Warna (Color Theory) tahun 1435, warna Pink sudah dideskripsikan dan disebut sebagai Warna Maskulin.

Dipilihnya warna Pink sebagai warna maskulin karena warna tersebut sangat tegas dan keras, sehingga cocok dengan jiwa Pria. Sedangkan warna biru terkesan lebih lembut, cantik, dan halus, sehingga sangat cocok untuk jiwa Wanita yang feminim.
Pink adalah warna yang berada di antara ungu (violet) dan merah. Nama warna Pink berasal dari Pinks, nama bunga dari genus Dianthus.

Dalam bukunya yang berjudul Pink and Blue : Telling the Girls From the Boys in America - sebuah buku yang berisi penelusuran mengenai sejarah penggunaan warna Pink sebagai warna pria (maskulin), dan Blue sebagai warna wanita (feminim) - Profesor Jo B. Paoletti dari University of Maryland menulis, warna Pink adalah warna yang sangat umum digunakan sebagai pakaian untuk anak-anak di hampir semua panti asuhan Eropa pada abad 18. Sementara di Amerika abad 18 (terutama di era 1818 - 1882), warna-warna cerah seperti Putih, Pink, Biru, dan Ungu adalah warna yang sangat umum dikenakan oleh para pria.

Selain memiliki unsur yang keras, warna Pink ternyata sangat cocok jika dipadukan dengan warna coklat, yang mana secara "kebetulan" banyak pria Amerika berambut dan bermata coklat. Sedangkan warna Biru sangat cocok dan serasi untuk wanita yang kebanyakan berambut pirang dam bermata biru.


Berdasarkan laporan yang dibuat majalah Times tahun 1927, warna Pink pernah mendominasi semua toko pakaian besar untuk pria di Amerika. Beberapa di antaranya adalah Filene's di Boston, Best & Co di New York City, Halle's di Cleveland, dan Marshall Field di Chicago.

Hingga tahun 1940, warna Pink tetap dikategorikan sebagai warna Pria karena berelasi dengan warna Merah yang keras dan maskulin. Sedangkan warna Biru tetap dikategorikan sebagai warna Wanita karena berelasi dengan warna Kesucian (jika teliti, Anda dapat menemukan lukisan-lukisan Bunda Maria yang dibuat di era tersebut mengenakan pakaian Putih - Biru sebagai simbol "suci" dan "bersih").

Tahun 1950an bisa dikatakan sebagai Era Pink bagi pria. Semua hal yang berhubungan dengan warna tersebut adalah simbol maskulin dan jantan.  Tidak heran di masa itu mobil Cadillac berwarna Pink (Pink Cadillac) menjadi mobil yang paling banyak diminati kaum adam.

Di era 1960an, mulai terjadi pergeseran di mana warna Pink dianggap sebagai warna Feminim dan warna Biru sebagai warna Maskulin. Tidak jelas bagaimana dan kapan pastinya perubahan itu terjadi, namun banyak orang menduga kalau perubahan itu terjadi setelah Nazi menggunakan lambang Segitiga Merah Muda (Pink Triangles) dalam Kamp Konsentrasi mereka untuk menandakan tempat penahanan kaum gay. Hingga hari ini, lambang tersebut masih digunakan untuk menyebut kaum gay, lesbian, dan biseks. Lambang tersebut disebut juga sebagai "Lambang Kebanggaan" (The sign of pride).

Sumber lain menyebutkan, pergeseran itu disebabkan adanya penelitian dari para ahli warna yang mengatakan bahwa warna Pink mengandung energi sensual, penuh gairah, lembut, dan menggoda, sehingga sangat cocok untuk kaum Feminim. Sejak saat itulah (hingga hari ini), warna Pink kemudian mulai diasosiasikan sebagai Warna Feminim, sedangkan warna Biru adalah Warna Maskulin.

Walau demikian, masih banyak negara yang masih menggunakan Warna Pink sebagai Warna Maskulin. Di Jepang, Bunga Sakura yang mekar dan berwarna pink merupakan perwujudan dari Ksatria Muda yang maju berperang demi meraih tujuan hidupnya sebagai seorang Samurai Sejati. Sementara itu, kota Jaipur (India) dikenal sebagai "Kota Merah Muda" (The Pink City) karena hampir semua tempat wisatanya menggunakan warna Pink sebagai warna utama. Demikian juga Kota Marrakesh (Maroko) yang dikenal dengan nama "Rose City" karena memiliki banyak gedung berwarna Salmon-Pink.

Demikian juga dengan beberapa perusahaan internasional yang menggunakan warna serta nama yang berkonotasi dengan warna Pink. Beberapa di antaranya adalah :

1. T - Mobile :
Perusahaan telekomunikasi milik Jerman yang bekerja sama dengan Deutche Telekom AG ini menggunakan warna Pink pada huruf "T" logo perusahaannya.

2. Thomas Pink :
Perusahaan pakaian retail terkemuka yang berdiri di London (Inggris) sejak tajhun 1984 ini didirikan oleh tiga bersaudara dari Irlandia (James, Peter, dan John Mullen). Toko-toko retail mereka - yang telah tersebar di hampir seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat dan Eropa tersebut - sangat mudah dikenali karena menggunakan nama "PINK".

3. S.M. Entertainment :
Adalah agensi artis dan label rekaman indie asal Korea yang cukup populer. Perusahaan yang didirikan oleh Lee Soo-Man ini adalah perusahaan yang bertanggung jawab atas kesuksesan grup band terkemuka Korea Selatan saat ini, seperti H.O.T, S.E.S, dan Shinhwa. S.M. Entertainment jugalah yang mengorbitkan artis-artis seperti BoA, Girls' Generation (SNSD), The Grace, Kangta, SHINee, Super Junior, TRAX, TVXQ, dan Zhang Liyin. S.M. Entertainment menggunakan warna Pink untuk huruf "SM"-nya.

4. RTV Pink :
Atau dikenal juga dengan nama Radio-Television Pink (atau disingkat dengan sebutan Pink), adalah stasiun radio dan televisi swasta paling terkemuka di Serbia. Dengan mengusung beragam program acara hiburan lokal dan internasional, RTV Pink menjadi pemimpin di bisnis hiburan yang tidak saja di Serbia, namun hingga Bosnia dan Herzegovina. Perusahaan yang juga salah satu anak perusahaan dari Pink Media Group (PMG) pimpinan Seljko Mitrovic ini - sesuai nama perusahaannya - menggunakan logo seperti percikan cat berwarna Pink dengan tulisan "Pink" berwarna putih di tengah logo.

5. Think Pink :
Adalah salah satu perusahaan pakaian olah raga terkemuka asal Italia. Perusahaan yang dibentuk oleh Tecnica Group ini menjual produk-produk pakaian dan asesoris untuk pria, wanita, dan anak-anak.

So.... jika Anda merasa diri jantan dan maskulin, mengapa takut pakai pakaian warna Pink?

Thursday, December 29, 2011

Yang Paling Ekstrim di Tahun 2011

Semua pakar dari berbagai ilmu akademika dan bisnis meramalkan tahun 2012 mendatang akan menjadi tahun yang paling ekstrim. Entah itu berkenaan dengan kondisi alam, cuaca, stabilitas keamanan dunia, perekonomian, bahkan pendidikan dan invensi atau penemuan, semuanya akan mencapai titik ekstrimnya di tahun 2012.

Sebenarnya tanpa menunggu tahun 2012 pun, telah banyak hal ekstrim yang terjadi di tahun 2011. Jika dikaitkan dengan ramalan para ahli tadi, apa yang terjadi saat ini merupakan "awal" dari kejadian ekstrim yang lebih dasyat lagi di tahun depan.

Menjelang usainya tahun 2011 yang tinggal beberapa hari lagi, ada baiknya kita merenungi kejadian-kejadian ekstrim apa saja yang telah terjadi tahun ini. Ini akan menjadi pembelajaran untuk kita semua agar lebih siap dan bijaksana saat menghadapi serta menyikapi hal-hal yang lebih ekstrim lagi di tahun 2012.


CUACA PALING EKSTRIM
Banjir di Thailand
Tahun 2011 bisa dikatakan sebagai tahun dengan cuaca ekstrim terparah yang pernah terjadi sepanjang kurun waktu 30 tahun terakhir. Munculnya ekspansi vertikal awan yang merupakan fenomena La Nina - yang terjadi sejak Februari 2011 hingga hari ini - menyebabkan cuaca dapat berubah secara ekstrim dengan tiba-tiba yang menyebabkan terjadinya hujan badai, disertai angin puting beliung dan meningkatnya gelombang laut. Cuaca ekstrim tidak saja menyebabkan banyaknya gagal panen yang terjadi di negara-negara penghasil produk agro, namun juga menyebabkan bencana alam di mana-mana.

Salah satu negara yang mengalami bencana alam terparah adalah Thailand yang mana mengalami banjir sejak Juli  2011 yang diawali di wilayah bagian Selatan, yang kemudian melebar hingga hampir seluruh Thailand, termasuk Bangkok. Hingga Desember 2011 ini sedikitnya 12.8 juta jiwa terkena dampak langsung dari banjir. Akibat banjir ini, Bank Dunia memprediksi Thailand mengalami kerugian material hingga lebih dari USD 45 milyar.

Hingga menjelang akhir tahun 2011, bencana alam banjir tampaknya merata dialami oleh hampir semua negara. Filipina, Australia, Amerika, China, bahkan Indonesia sekalipun tidak luput dari serangan banjir.


BENCANA ALAM PALING EKSTRIM
Berbagai bencana silih-berganti menghantam dunia tahun ini. Mulai dari gempa bumi, letusan gunung berapi di Merapi (Jawa Tengah) dan Gunung Gamalama (Maluku), tergelincirnya pesawat dari beberapa maskapai nasional di beberapa kota di Indonesia, rubuhnya jembatan gantung di Kutai (Kalimantan) dan China, hingga kecelakaan lalu lintas dasyat di Los Angeles, Amerika.

Namun tidak ada bencana yang paling mengerikan selain gempa bumi Tohoku yang terjadi tanggal 11 Maret 2011 di  Jepang. Gempa yang dikenal sebagai The Great East Japan Earthquake (Gempa Dasyat Jepang Timur; Higashi Nohon Daishinsai) ini mengguncang Jepang dengan kekuatan 9 SR, memicu munculnya tsunami setinggi 40.5 meter yang dengan cepat menghantam daerah Miyako (kawasan Iwate) dan kawasan Sendai yang berlokasi 10 kilometer dari pantai. Kerusakan yang diakibatkan tsunami tidak saja kehancuran dan kelumpuhan kota, namun juga merusak tiga reaktor nuklir PLTN Fukushima yang mana memaksa ratusan ribu penduduk mengungsi karena radiasi nuklir terindikasi mencapai level 7.

Dilaporkan 15.842 orang meninggal dunia, 5.890 orang cedera, dan 3.485 orang hilang. Sementara itu, 125.000 gedung hancur. Bank Dunia memprediksi kerugian secara materi yang diderita Jepang akibat bencana tersebut adalah sekitar US$ 235 milyar,  menjadikan bencana ini sebagai bencana alam termahal dalam sejarah dunia.


SKANDAL PALING EKSTRIM
Tidak ada skandal yang paling melelahkan dan paling ekstrim sepanjang tahun 2011 ini selain Skandal Wisma Atlet Sea Games Palembang yang menyita perhatian banyak orang sepanjang tahun ini. Selain mencoreng nama Partai Demokrat - yang mana tersangka utama kasus ini adalah Muhammad Nazaruddin, mantan Bendahara Umum partai tersebut - namun juga jabatan beberapa menteri dan pejabat (yang diduga terkait dalam skandal ini), serta nama besar KPK juga ikut dipertaruhkan. Begitu seriusnya skandal ini, hingga memaksa Presiden Susilo Bambang Yudoyono - yang juga selaku Pendiri dan Penasehat Partai Demokrat - untuk turut serta dalam penuntasan masalah ini.

Muhammad Nazaruddin
Skandal Wisma Atlet Sea Games mencuat saat Mindo Rosalina Manulang - pimpinan PT Anak Negeri - ditahan KPK terkait dugaan korupsi revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan & Tenaga Kependidikan (PMPTK) pada Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan dugaan korupsi pembangunan pabrik vaksin flu burung di Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Ditjen P2PL) Kementerian Kesehatan serta pengadaan alat bantu belajar-mengajar dokter di rumah sakit pendidikan dan rumah sakit rujukan oleh PT Mahkota Negara. Pengembangan kasus itu menyeret nama Muhammad Nazaruddin selaku salah satu komisaris di PT Anak Negeri dan PT Mahkota Negara.

Saat penyidikan KPK semakin mengarah padanya, pada tanggal 23 Mei 2011 Nazaruddin berangkat ke luar negeri dengan alasan berobat, yang kemudian berujung pada pelarian. Selama masa pelariannya di luar negeri, Nazaruddin giat melemparkan "bola salju" tudingan dan keterangan kepada mass media terkait kasus yang menjeratnya, termasuk menyebut nama beberapa pejabat yang diakunya menerima uang suap darinya. Tentu saja keterangannya itu sempat menimbulkan perdebatan seru dalam negeri.

Nama Nazaruddin sontak menjadi sorotan dunia setelah profilnya dilansir oleh Interpol sebagai salah seorang "International Most Wanted". Tanggal 8 Agustus 2011, Nazaruddin akhirnya tertangkap di Kota Cartagena, Columbia. Saat ini dirinya telah kembali ke Indonesia dan sedang menjalani sidang terkait kasus yang dituduhkan padanya.


PENJUALAN PALING EKSTRIM
Tanggal 25 November 2011 akan menjadi tanggal kelam yang mungkin akan paling diingat oleh masyarakat Indonesia, dan perusahaan ponsel BlackBerry.

Pasalnya, pada tanggal tersebut BlackBerry meluncurkan produk terbaru mereka - Bellagio 9790 - di Pacific Place, Jakarta Pusat. Untuk memperkenalkan sekaligus launching product, BlackBerry menjual produk mereka tersebut dengan harga diskon 50%. Tanpa diduga, animo masyarakat sangat besar. Di hari peluncuran, ribuan masyarakat berduyun-duyun mengantri di halaman depan Pacific Place.

Parahnya, panitia acara tersebut sama sekali tidak mengantisipasi akan terjadi hal ini. Ketika hari menjelang siang, kekacauan  mulai terjadi. Orang-orang yang kuatir tidak kebagian, mulai tidak sabar. Saling dorong terjadi. Kekacauan merebak. Sebanyak 90 orang tewas terinjak-injak dalam acara tersebut. Sementara puluhan lainnya luka-luka dan pingsan karena terhimpit massa yang membludak.

Acara yang mulai berlangsung pukul 09.00 itu akhirnya dihentikan pihak berwajib pukul 12.42. Hingga hari ini, polisi masih menyidiki kasus ini.

 
BENTROKAN PALING EKSTRIM
Mungkin bentrokan warga dan aparat di Pelabuhan Sape, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Sumbawa menjadi bentrokan paling ekstrim tahun ini. Dikatakan paling ekstrim karena masing-masing pihak - warga dan polisi - sama-sama bertindak represif dan anarkis, menyebabkan 2 orang warga tewas.

Kejadian yang terjadi pada tanggal 24 Desember 2011 itu bermula saat warga memprotes kegiatan pertambangan yang dilakukan oleh PT Sumber Mineral Nusantara karena dianggap merusak lingkungan dan mencemarkan air di kawasan tersebut. Unjuk rasa dan protes warga tiba-tiba berlangsung ricuh. Ada 2 versi awal mula kericuhan.

Bentrokan Warga Bima
Versi pertama adalah versi warga, di mana dalam versi mereka, saat sedang berunjuk rasa, tiba-tiba sekelompok polisi bertameng dan bersenjata lengkap melabrak mereka. Beberapa diantara polisi tersebut menembakkan senjata mereka ke arah warga serta memukuli para warga yang berunjuk rasa.

Sedangkan versi kedua yang berasal dari polisi, justru menunjukkan bahwa wargalah yang pertama kali memprovokasi polisi. Ketika mereka diminta membubarkan diri, para warga justru bersikap anarkis sehingga terpaksa dibubarkan paksa oleh polisi.

Versi mana pun yang benar, saat ini masih diselidiki. Kasus ini sendiri masih bergulir hingga hari ini dan belum terselesaikan. Sementara Bupati Bima sejak 23 Desember 2011 silam telah mengeluarkan Keputusan No. 188 yang menghentikan sementara kegiatan pertambangan PT Sumber Mineral Nusantara.


KONDISI POLITIK PALING EKSTRIM
Kondisi politik negara timur tengah mencapai titik terekstrimnya tahun ini dengan munculnya goncangan dan gempuran aksi demonstrasi serta penentangan dari masyarakat mereka sendiri. Hal ini sebenarnya merupakan akumulasi dari kekecewaan penduduk timur tengah selama bertahun-tahun atas ketidakberesan dan ketidakperdulian pemerintah mereka dalam mengatasi krisis pangan dan masalah pengangguran. Puncaknya terjadi di bulan Januari 2011 saat polisi Tunisia merampas gerobak sayur milik pedagang sayur bernama Mohammad Bouazizi karena dianggap melanggar ketertiban. Ketika meminta gerobaknya dikembalikan dan tidak ditanggapi oleh polisi, Bouazizi melakukan aksi membakar diri sebagai wujud protes dirinya atas tindakan polisi yang semena-mena.
Kerusuhan di Timur Tengah

Tindakan Bouazizi mendapat dukungan dan respon dari masyarakat Tunisia. Mereka bersatu  melakukan perlawanan terhadap pemerintahan. Dan tanggal 15 Januari 2011, rezim Zine al-Abidine Ben Ali pun jatuh. Demi menyelamatkan diri dari amukan massa, Presiden Ben Ali dan keluarga akhirnya melarikan diri ke Arab Saudi.

Ternyata perlawanan terhadap pemerintah ini menular ke negara-negara timur tengah lain. Masyarakat Aljazair turun ke jalan setelah pemerintah melaporkan kenaikan harga pangan. Protes besar-besaran diikuti aksi pengrusakan bank, kantor polisi, dan kantor pemerintah itu nyaris meruntuhkan pemerintah. Untungnya aksi tersebut mereda setelah pemerintah setuju untuk memangkas pajak pangan sebesar 41%.

Aksi-aksi serupa berkembang pula di Amman, Jordania, hingga Mesir & Lybia. Di Mesir, unjuk rasa masyarakat menentang pemerintah berakhir dengan hancurnya Pemerintahan Husni Mubarok yang telah menguasai negara tersebut selama 30 tahun. Husni Mubarok sendiri - saat tulisan ini diturunkan - masih menjalani proses peradilan atas dirinya.

Sementara di Lybia, aksi unjuk rasa masyarakat berakhir dengan perang saudara. Aksi massa tersebut akhirnya berhasil menggulingkan Presiden Moammar Gaddaf yang juga telah memerintah negara tersebut selama 30 tahun. Berbeda dengan Husni Mubarok, nasib Gadaffi jauh lebih miris karena dirinya akhirnya tewas mengenaskan di tangah para pemberontak yang menentang dirinya. 



KONDISI EKONOMI DUNIA PALING EKSTRIM
Tahun 2011 merupakan tahun paling ekstrim bagi perekonomian dunia. Ketidakseimbangan dalam perdagangan internasional, kondisi kredit ringan yang diberlakukan tahun 2002 - 2008, lambatnya pertumbuhan perekonomian di tahun 2008 dan sesudahnya, serta kekeliruan dalam kebijakan fiskal yang diberlakukan pemerintah, menyebabkan perekonomian negara-negara Eropa mengalami krisis yang cukup dasyat. Yunani menjadi korban pertama di tahun ini setelah industri pengapalan dan pariwisata mereka terhempas akibat melambatnya perekonomian dunia di tahun 2010. Keputusan dan kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah Yunani justru membuat negara tersebut makin terpuruk. Tanggal 13 Juni 2011, Standard and Poor's - sebuah Perusahaan Konsultan Finansial - memberikan peringkat CCC pada Yunani sebagai perusahaan dengan tingkat hutang tertinggi. Peringkat tersebut merupakan peringkat terendah yang mana menempatkan Yunani sebagai salah satu negara "termiskin" dengan hutang terbesar di dunia saat ini.

Kehancuran perekonomian Yunani turut serta dialami Irlandia yang menghadapi krisis hutang akibat spekulasi yang dilakukan pengusaha dunia properti, diikuti oleh Portugal yang juga mengalami krisis akibat hutang publiknya. Krisis dunia ini diprediksi akan terus berlanjut di tahun depan, bahkan akan melebar ke negara-negara Eropa lain, termasuk Inggris, Italia, dan Jerman, hingga negara-negara di benua lain, termasuk di antaranya Amerika Serikat.



STEVE JOBS - TOKOH YANG KEPERGIANNYA DITANGISI PALING EKSTRIM
Tahun ini, dunia menangisi & menyoraki kepergian banyak tokoh. Beberapa di antara tokoh yang ditangisi kepergiannya oleh publik adalah Elizabeth Taylor (artis, 23 Maret), Diana Wynne Jones (penulis, 26 Maret ), Sathya Sai Baba (pemimpin spiritual, 24 April 2011), dan Kim Jong-Il (presiden Korea Utara, 17 Desember).

Steve Jobs
Sementara itu, tokoh yang disoraki karena kepergiannya adalah Muamar Gaddafi (Presiden Lybia, 20 Oktober) dan Osama Bin Laden (pemimpin teroris Al-Qaeda, 2 Mei).

Dan satu-satunya tokoh yang kepergiannya paling ekstrim ditangisi oleh seluruh orang di dunia ini adalah Steve Jobs (5 Oktober). Dia dikenal sebagai salah seorang pendiri dan Komisaris Apple Inc, perusahaan komputer yang tidak saja memproduksi komputer namun juga gadget termutahir saat ini : Iphone dan Ipad. Jobs dikenal dunia sebagai sosok yang revolusioner, rendah hati, dan bervisi sangat luas. Berkat dialah, Apple kini merajai dunia komunikasi, hiburan, dan teknologi. 

Etos kerjanya yang sangat perfeksionis, bervisi jauh ke depan, berwawasan luas, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan dan masyarakat, menjadikannya sebagai inspirasi banyak CEO dan petinggi perusahaan bisnis dunia.

Pada bulan Oktober 2003, Jobs terdiagnosa mengidap kanker pangkreas. Walau Juli 2004, telah dilakukan operasi dan tim dokter berhasil membuang kanker yang diderita Jobs, namun kesehatannya tidak kunjung membaik. Hingga pada akhirnya, Jobs meninggalnya di rumahnya di California, tanggal 5 Oktober 2011 pukul 15.00 waktu setempat, meninggalkan istrinya Laurene yang telah dinikahinya selama 20 tahun, serta tiga orang anak mereka, dan anak perempuannya - Lisa Brennan-Jobs - dari pernikahan sebelumnya dengan Chris-Ann Brennan.

Selamat jalan, Steve Jobs. Dunia menangisi kepergianmu .....